Tuk tMan tRbaik`q

July 3rd, 2008
Posted in Uncategorized
No Comments

Tuk teman terbaikku

 

sejak dia bener2 pergi dari sini,
blom pernah satu kali pun gw ziarah ke tempat dia. jangankan ziarah, nganterin
dia ke pmakaman aja gw ga sempet, karena waktunya bareng ama plantikan gw di
KARANG TARUNA, salah satu hal yang paling gw seselin sampe saat ini.

 

munkin telat,

 tapi gw mo minta maaf buat segala perkataan gw
yang pernah gw ucap ke dia, termasuk perbuatan gw yang suka kurang ajar ke dia.

walopun gw cuma sebntar kenal
dket ama dia, gw tau dia orang yang solider ama temen. ga pernah kecewain gw, n
ga pernah munafik sama apa yang dia rasain. dia selalu ada buat gw waktu gw
butuh temen ngobrol n ngelakuin hal2 gila untuk ngilangin rasa homesick gw.

dari dia gw blajar arti temen
yang sesungguhnya.gw ga ngerasa kesepian walopun jauh dari rumah.

 

bro, thanx buat semua kenangan
yang pernah kita laluin bareng dulu..

mudah2an lo tenang di alam

sana

temen lo yang brengsek;

Moa Va

Love Story

April 29th, 2008
Posted in Uncategorized
No Comments

Suatu ketika, terdapat sebuah
pulau tempat tinggal seluruh perasaan: Kebahagiaan, kesedihan, pengetahuan, dan
masih banyak lagi yang lain. Termasuk diantaranya, CINTA. Suatu hari di umumkan
kepada seluruh perasaan bahwa pulau tersebut tidak lama lagi akan tenggelam,
sehingga seluruh perasaan yang ada segera mempersiapkan perahunya untuk pergi.

Cinta ingin terus bertahan hingga
detik-detik terakhir. Saat pulau hampir tenggelam, barulah cinta berpikir untuk
meminta bantuan. Kekayaan lewat didepannya dengan kapal yang megah. Cinta
berkata, "kekayaan, bolehkah aku
pergi bersamamu?" kekayaan menjawab, "tidak bisa, kapalku penuh
dengan emas dan permata, tidak ada lagi ruang yang tersisa."

Cinta memutuskan untuk bertanya
pada kesombongan yang melewatinya dengan kapal yang indah. "kesombongan,
tolong selamatkan aku!", "cintaku sayang, aku tidak bisa membantumu.
Kamu basah sekali, nanti merusak kapalku
yang indah".

Kesedihan tampak berlayar didekat
pulau. Cinta pun berteriak "kesedihan, ijinkan aku pergi bersamamu!".
"Aduh cinta, aku terlalu sedih. Sekarang aku hanya ingin menyendiri, kamu
tidak bisa ikut denganku".

Setelah beberapa saat,
kebahagiaan pun tampak di kejauhan, tapii..dia terlalu bahagia sehingga dia
tidak mendengar saat cinta memanggilnya,

Tiba-tiba terdengar suara,
"cinta, ikutlah denganku". Muncullah sosok tua dengan kapalnya yang
tak kalah tua namun berkesan agung dan anggun berwibawa. Cinta merasa sangat
bersyukur, langsung naik ke kapal. Akibat terlalu girang bisa selamat dari
pulau perasaan yang tenggelam, saat mencapai daratan kering, cinta lupa
menanyakan nama sosok tersebut hingga sosok tersebut hilang menjauh ditelan
cakrawala, melanjutkan perjalanannya.

Sadar betapa besar utang budinya
kepada sosok tua tersebut, cinta pun bertanya kepada pengetahuan, sesepuh para
perasaan yang ditemuinya di pulau itu. "Siapakah yang telah
menolongku?", "dia adalah Waktu!", jawab pengetahuan.
"Waktu?" tanya cinta setengah tidak percaya. "Tapi mengapa waktu
bersedia menolongku?" pengetahuan tersenyum dengan penuh kebijaksanaan dan
menjawab, "karena hanya waktu yang dapat memahami betapa besar arti sebuah
cinta".

Keruh Hitamnya aRti Cinta

March 11th, 2008
Posted in Uncategorized
2 Comments

Copy_of_new_image

Puisi ini Ku dedikasikan uNtuk Seseorang yang Aku Sayangi

                                                   Nyanyian SunyiKu

Terbisik namamu di tidurku
Seakan isyarat
Bayangmu sekejap melintas memaknai

Kini diri pun tersadar
karena kepadamu hatiku menemukan jiwa

Mendekatlah, karena bukanlah aku seorang yang ingin melukai perasaanmu
Sungguh jiwaku adalah jiwa suci yang dibersihkan dari keruh hitamnya arti cinta

Biarkan Aku berpeluk disisimu tuk mendamaikan perasaanku
Biarkan Aku terus melantunkan ayat-ayat cintaku

Biarkan Ku terus bersamamu hingga Aku tak pernah dapat membuka kedua mataku
Biarkan aku dengan kedamaian berada disisimu

New_image_1

                            " Even now and forever i’ll always one blood "

Dunia EmaNg dah mo AmbRug

November 20th, 2007
Posted in Uncategorized
No Comments

Baca curhatan nya temn bikin gua teringat sesuatu dan tergerak buat curhat
tentang itu …! Karna bukan cowo2 doang yg sekarang mulai bejad, tapi yg cewe2
juga. Laporan pandangan mata ini beneran bikin gua berpikir… separah itukah
mental orang2

Indonesia

???

Kejadian skitar 2 bulan yang lalu, waktu itu gua & keluarga lagi jalan2
di Kebun Raya

Bogor

.
Tau sendiri lah, selaen berhawa seger, Kebon Raya Bogor tuh katanya surga nya
orang sok romantis padahal boke pacaran. Yah
meneketehe, gua pikir kaga bakalan separah itu keadaannya…!

Pas kita lagi jalan2 di kebon, saat itu kita deket pager pembatas Kebun Raya
dg Istana Bogor, dan tertarik ngeliat rusa2nya yg banyak & berkliaran di
halaman istana. Lari lah kita2 ke arah pager biar bisa liat dari deket

kan

GUSRAK!!! Buset deeeh… di bawah pohon gede sebelom nyampe pager, ada
sepasang insan yg lagi di-tiga-in setan…! Gila banget!!! Gua & ponakan2 gua
yg belom cukup umur dipaksa ngeliat pemandangan menyeramkan… Cewe berjilbab itu
*SUMPAH! BERJILBAB!* kepalanya ada di pangkuan laki2 yg celananya melorot gak
dikancing & mahluk yg seharusnya tersimpan rapih dalam kolor laki2
itu  teronggok pasrah diluar garasi…

SETAN!!! DASAR GAK BERMORAL!!! BRENGSEK!!! TAI LO BEDUA!!!

Kata2 makian itulah yg gua hadiahin buat pasangan kunyuk brengsek
itu sambil narik ponakan2 gua dari lokasi dan ngajak nyokap-bokap gua supaya
jangan deket2…

See…? Perempuan berjilbab pun bejad! Berbuat mesum di tempat umum &
terbuka tanpa malu2… Malu pada manusia yg ada di situ seperti kami, malu pada
semut/cicak/nyamuk/lalat yg mungkin kebetulan ada disitu, malu pada pohon,
malu pada rumput, malu pada malaikat di kanan-kirinya dan malu pada Allah
yg pastinya Maha Melihat & gak pernah tidur… Padahal tahun sekarang yg berjilbab
masih sedikit, bisa dihitung dg jari, paling hanya wanita2 yg udah bau tanah yg
make… Tapi…? Halah . . yasudh.

Pesan moral dari cerita saya ini *sama kaya temn gua* adalah…

Berhentilah menilai orang dari wujudnya! Jangan KETEPU dg
penampilan…! Cowo cupu mirip kutu buku bisa aja maniak sex & cewe
berjilbab juga bisa player sex sejati. Ya

kan

?

Ugh!

Cape

deeehhh

…! Dunia mo Kiamat kali!

Dewasa di Usia Remaja

November 19th, 2007
Posted in Uncategorized
No Comments

Usia remaja mengharuskan kita untuk berpikir lebih dewasa. Dewasa dalam segala
hal permasalahan hidup yang kita temui. kemandirian bagi remaja memang sangat
diperlukan untuk mendukung perkembangan jiwanya. Tapi kita kudu mikir seribu
kali kalo remaja dibiarkan menafsirkan sendiri kebebasan yang dikehendakinya.
Jiwanya yang labil sangat mudah terwarnai oleh lingkungan sekitar. Gelora jiwa
mudanya paling gampang terpincut ama budaya Barat yang steril dari norma-norma.
Makanya kudu ada perhatian agar generasi muda sekarang nggak salah langkah dalam
menapaki jalan panjang mencari jati diri.

Kedewasan sendiri bisa dilihat dari orang-orang sekitar kita. Misalnya
seperti ini; kita kan nggak mungkin ngomongin segala hal tentang Perdebatan
antara FPI dan Majalah Playboy Indonesia di depan anak-anak TK. Kita juga nggak
mungkin ngomongin hal tentang Otomotif didepan komunitas Underground, ngomongin
hal tentang Islam Liberal didepan komunitas Punk atau ngomongin tentang
Matematika & Fisika didepan anak-anak IPS, Ngomongin tentang Sejarah Dunia
didepan Anak-anak radio, ngobrolin tentang Game Multiplyer Online didepan Dosen.
Dan ngomongin tentang The Clash atau Joy Division sama Orang tua kita.

Bertambah tua adalah sesuatu yang dapat dijadikan pengalaman, sekaligus bahan
berfikir tentang kehidupan kita selanjutnya. Yup, sesuatu yang harus kita
pikirin mulai dari sekarang.

Seseorang bisa saja dibilang bertambah dewasa ketika menghadapi suatu
persoalan yang rumit, atau kejadian yang dia alami. Misalnya ketika dia menjadi
anggota Tim Relawan Aceh atau Jogja. Mungkin aja dia seumuran gue, atau bahkan
lebih muda. Di usianya, dia dapat mengorbankan segala yang ia punya (baik
materi, ataupun tenaga) untuk membantu korban yang tertimpa musibah disana. Dan
menurut gue, itulah hal yang sangat dewasa. Ketika kita rela tidak makan, rela
tidak tidur, rela kehilangan tenaga, rela meniggalkan teman-teman kita, untuk
seseorang yang kita sayangi. Dimana anak seumuran kita yang lain hanya
menghabiskan waktunya dengan tidur, bersantai, hura-hura, dsb.

Hmm, apa semua ini mau kita hindari?. Percaya deh, Everybody’s Growing Up at
last. Sebuah proses pendewasaan yang mau gak mau harus kita jalanin kelak. Jadi
pada kesimpulannya kedewasaan adalah bagaimana seseorang bisa masuk dalam suatu
ruang publik dan tau porsi nya masing masing. Ketika dia tau kapan dia harus
jadi orang yang pintar, atau jadi orang yang sangat lucu, orang yang sangat
romantis, orang yang sangat berani, orang yang sangat tolol, atau pula menjadi
orang yang sangat bijaksana…